Seminar

#RIoTStrikesBack Lampung

By November 19, 2017 No Comments

Kembali melanjutkan maker movement, Sumatera bagian selatan kini diwakili oleh kota Lampung. RIoT: Strikes Back dilaksanakan di Universitas Dharmajaya, Lampung dengan dukungan tidak hanya dari KOMINFO namun juga dari Inkubitek. Inkubitek sebagai salah satu komunitas bergerak dibidang teknologi yang digawangi oleh Firdaus dan Lila ini memang sudah cukup lama mendorong mahasiswa Universitas Dharmajaya Lampung untuk lebih cakap menghadapi perubahan era teknologi dengan IoT.

Kampus yang berdiri sejak tahun 90-an ini berlokasi di Rajabasa, Lampung. Septriana Tangkary mewakili KOMINFO memberikan keynote diawal acara. “Kalau kalian mengaku berjiwa muda, buktikan semangat jiwa mudanya dengan ngoprek IoT dari sekarang. Indonesia butuh lebih banyak lagi jiwa-jiwa muda untuk berkarya bagi negara” kata beliau memotivasi para maker yang hadir dalam RIoT: Strikes Back di Lampung.

Hadir pula dalam acara ini Davit Kurniawan, perwakilan dari komunitas lokal yang ada di Lampung. Dalam presentasinya, Davit membahas tentang Raspberry Pi yang disinkronkan kedalam aplikasi buatannya.

Andri Yadi pun tak telak menjadi penutup dari rangkaian acara ini. Andri Yadi membawa tracker, Alora dan Panic Button Tracker yang dapat langsung menghubungi nomor darurat terdaftar.

Harapannya, kericuhan RIoT (keriuhan mengaplikasikan ide-ide kreatif pada proyek IoT –red) tidak hanya berlangsung pada saat acara saja, namun terus berlanjut hingga karya-karya dari makers Lampung dapat memberikan solusi nyata terhadap masalah-masalah yang ada Indonesia.

ps. Makestro mewakili RIoT sangat berterima kasih kepada Inkubitek atas dukungannya untuk maker movement di Lampung.

Leave a Reply